Tim nasional Indonesia harus mengawali Piala AFF 2016 dengan kekalahan 2-4 dari Thailand dalam laga yang digelar di Philippine Sports Stadium, Sabtu (19/11/2016). Bagi pelatih Alfred Riedl, kekalahan itu disebabkan oleh gol-gol gila.

Thailand berhasil unggul dua gol pada babak pertama melalui Peerapat Notchaiya pada menit kelima dan Teerasil Dangda (36′). Kedua gol tersebut lahir akibat kesalahan lini pertahanan Tim Garuda.

Indonesia sempat menyamakan kedudukan pada awal babak kedua melalui tandukkan Boaz Solossa (53′) dan Lerby Eliandry (56′). Namun, Thailand mampu menunjukkan kualitas mereka.

Dua gol tambahan Thailand yang semuanya dicetak Teerasil pada menit ke-79 dan 90+4 memastikan kemenangan The War Elephants.

Alfred Riedl sangat menyayangkan dua gol pertama Thailand yang bersarang di gawang Kurnia Meiga. Kedua gol tersebut dipandang tidak perlu terjadi jika lini pertahanan tampil sigap.

“Tim bermain bagus, tetapi kami kebobolan gol-gol gila. Pada babak pertama kami tak menyerah walau tertinggal 0-2,” ucap Alfred Riedl usai laga.

“Kami berhasil mencetak 2 gol indah dan membuat pertandingan menjadi terbuka. Mungkin seharusnya kami hanya kalah satu gol, tetapi penampilan Thailand membuat mereka berhak meraih kemenangan,” katanya.

Meski mengakui keunggulan permainan lawan dan tim sempat menyamakan kedudukan, Riedl masih belum puas dengan penampilan Indonesia.

Riedl pun berharap pada pertandingan berikutnya menghadapi tuan rumah Filipina, (22/11/2016) di Philippine Sports Stadium, Indonesia bisa tampil lebih baik lagi.

“Kami telah memberikan nasihat dan memacu mereka agar bisa memberikan 100 persen kemampuan kepada negara. Tapi, apa yang mereka tunjukkan hari ini tidak cukup,” tutur Riedl.

“Pertandingan menghadapi Filipina akan sangat sulit. Tak ada pertandingan mudah dan kami sangat berharap laga kontra Filipina akan berlangsung menarik,” ujarnya.

Kekalahan 2-4 dari Thailand ini membuat Indonesia untuk sementara berada di dasar klasemen Grup A. (Kompas)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY