Timnas Indonesia U-22 tampil gemilang dan memetik kemenangan telak 7-0 (3-0) atas Mongolia pada kualifikasi Grup H Piala Asia U-23, di Supachalasai National Stadium, Bangkok, Jumat (21/7). Kemenangan ini tentunya membuka peluang Indonesia untuk meraih tiket ke putaran final Piala Asia U-23 di Tiongkok 2018 mendatang.Sukses membuat Indonesia kini memimpin klasemen Grup H dengan koleksi tiga poin. Posisi kedua dan ketiga ditempati Thailand dan Mongolia. Namun posisi Indonesia ini masih bisa berubah seusai laga berikutnya yang mempertemukan Thailand melawan Malaysia.

Indonesia sebenarnya diramalkan bakal kesulitan karena Mongolia sukses menahan Thailand pada pertandingan pertama 19 Juli lalu. Namun Evan Dimas dan kawan-kawan mampu membalikkan perkiraan itu.

Pelatih Luis Milla melakukan perombakan besar-besaran dibanding tim yang turun sebagai starter saat kalah melawan Malaysia. Evan Dimas yang sebelumnya baru masuk pada babak kedua, turun sejak menit pertama dalam laga yang dipimpin wasit Hiroyuki Kimura asal Jepang ini.

Demikian juga di posisi penjaga gawang yang sebelumnya diisi Satria Tama kini dimainkan Kurniawan Kartika Aji. Di lini belakang Ricky Fajrin, Andi Setyo, dan Putu Gede tak lagi dimainkan dan digantikan Rezaldi Hehanusa, Hansamu Yama, dan Gavin Kwan Adsit.

Saat melawa Malaysia, di lini tengah Milla menampilkan, Hanif Sjahbandi, Gian Zola, dan Hargianto sejak awal. Sementara melawan Mongolia, ia memainkan Osvaldo Haay, Evan Dimas, dan Hargianto. Sedangkan di lini depan, Luis Milla mengganti Febri Hariyadi dengan Saddil Ramdani dalam skuad inti. Marinus Manewar tetap dipertahankan sebagai starter.

Hasilnya memang terlihat di lapangan. Indonesia bermain jauh lebih baik dibanding laga pertama. Gol demi gol pun berhasil dilesakkan Garuda Muda.

Indonesia unggul lebih dulu melalui Saddil Ramdani pada menit ke-17. Gol berawal dari serangan balik yang disusun pasukan Luis Milla. Saddil kemudian mendapatkan bola di sisi kiri pertahanan lawan.

Setelah mengontrol bola sebentar, pemain Persela Lamongan ini kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang dengan kaki kiri. Bola melesak di sisi kanan gawang tanpa mampu diantisipasi kiper Mongolia Amarbayasgalan Saikhanchuluun.

Indonesia menambah keunggulan pada menit ke-31. Gol berawal dari serangan yang dilakukan Indonesia dari sisi kiri. Pemain bernomor punggung 19, Osvaldo Haay mengirimkan umpan dengan kaki kiri ke mulut gawang. Marinus Manewar yang sudah berada di depan gawang dengan mudah menyundul bola dan membobol gawang lawan.

Garuda Muda kembali menunjukkan permainan yang jauh lebih baik dibanding ketika menyerah telak 0-3 melawan Malaysia. Evan Dimas dan kawan-kawan membuat skor menjadi 3-0 melalui aksi Gavin Kwan Adsit.

Pemain klub Barito Putera itu mencetak gol setelah menyambut umpan yang dikirim Marinus dengan sundulan. Gavin terlihat sangat mudah menaklukkan kiper karena tak terkawal.

Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil menekan meski telah unggul telak. Menit ke-48, Marinus sebenarnya mendapat peluang emas untuk menambah keunggulan. Dia sudah berhadapan langsung dengan kiper namun tembakannya bisa ditepis kiper Saikhanchuluun sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Tekanan yang dilakukan Indonesia kembali membuahkan hasil pada menit ke-56. Pelanggaran yang dilakukan pemain Mongolia membuat Indonesia mendapat tendangan bebas.

Evan Dimas mengekseskusi tendangan bebas ini dan melepaskan tendangan ke mulut gawang. Bola sempat ditinju kiper Saikhanchuluun namun mengarah kepada Saddil. Pemain bernomor punggung 17 ini kemudian melepskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menggetarkan jala gawang Mongolia untuk keempat kalinya.

Setelah satu jam pertandingan, Indonesia sempat mendapat tiga kali ancaman. Namun kiper Kurniawan Kartika Aji tampil gemilang dan menjadi penyelamat gawangnya dari kebobolan.

Namun serangan balik Indonesia juga akhirnya membuat Indonesia kembali menambah keunggulan menjadi 5-0. Gol yang dilesakkan Osvaldo Haay ini terjadi pada menit ke-71. Pemain Persipura ini berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Mongolia menyusul umpan Yabes Roni.

Indonesia menambah keunggulan menjadi 6-0 pada menit ke-88. Diawali tendangan bebas yang dieksekusi Septian David Maulana, bola sebenarnya berhasil ditahan oleh kiper. Namun bola rebound berhasil disambar Gavin Kwan dan melesak ke gawang.

Unggul 6-0 ternyata belum membuat para pemain Indonesia puas. Gol ketujuh berhasil dilesakkan pada menit ke-90. Septian David Maulana mencatatkan namanya di papan skor setelah bekerja sama dengan Yabes Roni.

Seperti diketahui hanya 10 juara grup ditambah lima runner-up terbaik lolos. Runner-up terbaik keenam ikut lolos apabila Tiongkok, yang berstatus tuan rumah Piala Asia U-23 2018, masuk dalam 10 juara grup ditambah lima runner-up terbaik.

Susunan starter kedua tim:

Mongolia: Saikhanchuluun Amarbayasgalan, Munkh-Orgil Orkhon, Tuguldur Galt, Narmandakh Artag, Uuganbat Bat-Erdene, Bilguun Damdindorj, Ganbayar Ganbold, Tuguldur Munkh-Erdene, Tserenbayar Boldbaatar, Oyunbaatar Mijiddorj, Gal-Erdene Soyol-Erdene.

Indonesia: Kartike Ajie, Rezaldi Hehanusa, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama, Gavin Kwan, Osvaldo Haay, Evan Dimas, Hargianto, Saddil Ramdani, Marinus Wanewar, Septian David Maulana. (Beritasatu)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY