Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, tidak merasa bersaing dengan Evan Dimas. Dia punya penilaian tersendiri terhadap mantan kapten Timnas U-19 itu.

Pada laga Timnas Indonesia melawan Thailand, Stefano menjadi motor serangan lini tengah, posisi yang sebelumnya milik Evan Dimas. Sementara, Evan mencadi cadangan dan baru masuk pada menit 81 menggantikan Andik Vermansah. Evan menjadi cadangan karena kondisinya belum fit 100 persen sebelum menghadapi Thailand.

“Evan dan saya punya tugas sama, yakni tampil sebaik mungkin apabila dimainkan. Saya tidak melihat dia sebagai pesaing, justru saya menilai Evan Dimas adalah pemain yang cerdas,” kata Stefano Lilipaly kepada Bola.com di Novotel Araneta, Minggu (20/11/2016).

Stefano Lilipaly pernah diturunkan bersamaan dengan Evan Dimas saat Timnas Indonesia menjalani uji coba melawan Vietnam (8/11/2016). Namun, karakter kedua gelandang tersebut menyerang sehingga cukup merepotkan pertahanan Timnas Indonesia. Stefano belajar banyak dari pengalaman itu.

“Sebenarnya saya merasa sangat cocok bermain dengna Evan, tetapi kalau pelatih punya strategi lain, saya pun kompak dengan Bayu (Bayu Pradana). Intinya siapapun pemain yang tampil bagi saya adalah kolega dan keluarga, kami saling dukung satu sama lain,” tegasnya.

Pada laga Timnas Indonesia melawan Filipina, apabila Alfred Riedl masih memakai formasi 4-4-2, Stefano dan Evan kemungkinan bisa tampil bergantian. Yang menjadi keuntungan bagi Skuat Garuda adalah, Stefano Lilipaly bisa bermain di beberapa posisi, jadi amat mungkin Alfred menurunkan Evan dan Stefano bersamaan. (Bola.com)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY