Tim Nasional (Timnas) Indonesia dihimbau mengurangi permainan bola-bola lambung saat melawan Vietnam, Sabtu (3/12) di Stadion Pakansari. Sebab, model permainan seperti itu akan dengan mudah dimentahkan para pemain Vietnam.

Mantan penyerang Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, Mustaqim, mengaku paham betul cara bermain Vietnam. Sebab semasa masih menjabat asisten pelatih Timnas U-23, Indonesia pernah bertemu Vietnam di ajang SEA Games 2015 lalu.

“Vietnam adalah tim yang mengalahkan kita di SEA Games. Beberapa pemainnya dulu, sekarang jadi pemain senior. Saya pikir Timnas harus bermain dengan kekompakan,” ucap Mustaqim. Ia juga mengingatkan agar Timnas mengurangi permainan bola-bola panjang.

“Jangan bermain long passing, karena pasti kalah. Main dari kaki ke kaki,” harapnya. Ia juga mengingatkan agar Boaz Solossa dan kawan-kawan kuat dalam organisasi permainan. Mustaqim menghimbau agar pemain Timnas tak kalah dalam perebutan bola, serta tak gampang kehilangan bola.

“Penguasaan bola yang kadang-kadang suka hilang. Itu yang membuat pemain capek. Pemain yang sering kalah (bola), otomatis dari segi kepercayaan diri akan berkurang. Tapi ketika bermain dengan semangat tinggi, bola dari kaki ke kakinya enak, seluruh pemain akhirnya bergairah,” tutup Mustaqim. (Bolanet)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY