Timnas Putri Indonesia U-15 dipastikan tersingkir dari ajang Piala AFF U-15 yang berlangsung di Laos.

Tim besutan Rully Nere itu mengalami dua kekalahan dari Singapura dan Filipina, serta ditahan imbang oleh Kamboja sehingga hanya mengumpulkan satu poin.

Pada laga terakhir melawan Kamboja, Rully mengatakan bahwa sebelum pertandingan, ia sudah mengetahui Filipina meraih kemenangan 3-1 melawan Singapura.

Kekalahan itu yang membuat Timnas Putri Indonesia berpeluang untuk lolos ke babak semifinal bila berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Kamboja.

“Untuk itu, kami melakukan beberapa perubahan pada starter dan mengubah formasi ke 4-4-2,” kata Rully.

“Cara ini terhitung sukses, karena dapat meredam serangan Kamboja yg dominan dilakukan dari sayap,” sambungnya.

Lebih lanjut Rully menambahkan, jalannya pertandingan di babak pertama bermain dengan berimbang baik dari segi penguasaan bola maupun peluang yang didapat.

Pelatih asal Papua itu juga mengatakan bahwa Kamboja mencetak gol terlebih dahulu lewat tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Indonesia.

Rully juga melihat pada babak kedua, Indonesia lebih banyak mendapatkan peluang ketimbang Kamboja.

Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat tidak terjadi sebuah gol penyama kedudukan.

“Setelah melalui permainan yg ngotot dan tidak kenal menyerah pada akhirnya berbuah gol pada akhir babak kedua melalui Carla Bio Pattinasarany,” kata Rully.

Kendati harus pulang lebih awal, Rully tetap mengapresiasi perjuangan Timnas Putri Indonesia.

Menurutnya, masih ada kesempatan yang sangat berharga untuk ke depan dengan membentuk sebuah tim berkualitas.

“Secara keseluruhan, kami puas dengan performa anak2 pada turnamen AFF 2017, dibanding perhelatan sebelumnya tim saat ini lebih kompetitif.”

“Dan apabila tetap dibina secara ke depannya tim dapat berprestasi di level Asia Tenggara,” kata Rully. (Superball)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY